Tag Archives: toyota

Xenia Avanza Mobil Favorit Konsumen Rental Mobil

Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza merupakan mobil favorit yang disewa oleh konsumen Sumbara Rent Car. Baik konsumen lokal Kota Pekanbaru maupun konsumen yang berkunjung ke Provinsi Riau. Dua tipe mobil Low Multi Purpose Vehicle (MPV) ini telah menjadi sebuah standar yang selalu diinginkan konsumen Sumbara Rent Car Pekanbaru.

Kedua mobil ini nyaman dikendarai di medan jalanan perkotaan maupun jalanan perkebunan sawit dengan tingkat yang tidak begitu sulit. Disamping irit akan bahan bakar minyak, mobil ini nyaman digunakan. Apalagi para pengusaha rental mobil untuk mendapatkan suku cadang mobil sangat mudah dan harga yang relatif murah.

Daihatsu Xenia ataupun Toyota Avanza sangat familiar bagi konsumen Sumbara Rent Car Pekanbaru dan nama kedua mobil ini sudah sangat dikenal konsumen.

Dan sekarang untuk pasar sewa mobil lepas kunci di Pekanbaru sudah mulai permintaan bertransmisi automatic. Sedangkan untuk pasar penyewaan mobil menggunakan supir masih tetap digunakan transmisi manual.

Rata-rata konsumen yang menyewa mobil lepas kunci di Kota Pekanbaru sudah mulai memesan Daihatsu Xenia ataupun Toyota Avanza dengan transmisi automatic, biasanya penggunanya adalah perempuan.

Note: Bagi konsumen yang menyewa mobil dengan sistem tanpa supir diharapkan periksa dengan teliti sebelum mobil anda gunakan. Baik menyewa di Sumbara Rent Car maupun di tempa lain.

Toyota Kembali Raih Predikat Terbaik Perusahaan Otomotif Roda 4

Jakarta, Zamrudtv — PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali meraih penghargaan The Best in Building and Managing Corporate Image untuk kategori Automotive 4 Wheels. Penghargaan ini merupakan prestasi yang tidak pernah lepas diraih dalam lima tahun berturut-turut.

Penghargaan tersebut didapatkan dalam ajang Corporate Image Award 2014 yang diselenggarakan oleh lembaga survey Frontier Consulting Group bekerja sama dengan Majalah Tempo di Hotel Mulia, Jakarta, 3 Juni kemarin.

Vice President Director TAM, Suparno Djasmin mengungkapkan, penghargaan telah didapat dari 2010 hingga 2014.“Kami bersyukur dengan raihan prestasi dalam 5 tahun berturut-turut. Prestasi ini akan menjadi pemacu semangat dan rasa optimis untuk semakin berkembang di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan TAM itu tidak terlepas dari kredibilitas yang dibangun melalui sebuah konsistensi dan tanggung jawab yang luar biasa selama ini. Sehingga perusahaan mampu membangun dan mengelola reputasi dengan sangat baik.

Selain itu, lanjutnya, kualitas produk dan jasa inovatif yang diberikan, pengelolaan perusahaan yang baik, kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan, serta lingkungan kerja yang kondusif, juga diyakini telah turut berkontribusi terhadap image yang dimiliki TAM.

Anugerah Corporate Image Award 2014 diperoleh berdasarkan Corporate Image Index (CII). Pada proses penilaian, dilakukan metode survey di tiga kota besar yaitu Jakarta, Surabaya dan Medan.

Survey dilakukan terhadap 2.735 responden yang terdiri dari kalangan investor, eksekutif, jurnalis hingga masyarakat umum. TAM meraih hasil indeks tertinggi yaitu 2.448 dan termasuk dalam kategori excellent atau sempurna.

Sepanjang 2014, TAM telah memenangkan sejumlah penghargaan prestisius. Tidak kurang dari 13 penghargaan lainnya juga berhasil diraih TAM. Penghargaan tersebut antara lain Top Brand Award 2014 yang diraih Toyota Avanza, Kijang Innova, dan Yaris, Perusahaan Otomotif dengan Layanan Contact Center Terbaik, serta penghargaan Autocar Reader’s Choice Award 2014 yang berhasil diperoleh The All New Vios, Camry, Kijang Innova, Alphard, Rush, Land Cruiser, dan Toyota 86.(tim/zamrudtv.com)

Toyota Motor Corp Tarik Masif 6,4 Juta Mobil

Produk Kijang Innova, Fortuner, dan Yaris yang dijual di Indonesia tidak ada yang di-recall.
Kesalahan produksi bisa terjadi pada siapa saja, tidak terkecuali produ sen mobil terbesar dunia, Toyota Motor Corp. Raksasa otomotif asal Jepang itu akan menarik (recall) lebih dari 6 juta kendaraan dari peredaran secara global karena kesalahan produksi.

Reuters melansir, kemarin, kesalahan produksi di beberapa bagian, mulai dari kemudi sampai kursi, memaksa Toyota untuk menarik sekitar 6,39 juta kendaraan mereka.

Penarikan masif demi alasan keamanan itu merupakan yang terbesar kedua setelah pada Oktober 2012 Toyota me-recall hingga 7,43 juta mobil. Penarikan kendaraan model Yaris, Corolla, dan beberapa lainnya saat itu bertujuan memperbaiki kesalahan produksi pada tombol buka tutup jendela.
Kali ini, Toyota menemukan lima “gangguan” keamanan pada 27 model mobil mereka, termasuk Camry yang populer, RAV4 SUV, dan Corolla. Namun, produsen mobil itu mengakui tidak mengetahui apakah ada insiden yang telah terjadi berkaitan dengan kesalahan produksi tersebut.

Lebih lanjut, Toyota mengatakan kesalahan itu juga mereka temukan pada model Pontiac Vibe dan Subaru Trezia, dua model yang dibuat untuk General Motors dan Fuji Heavy Industries.
“Kami mohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” demikian pernyataan pihak Toyota, kemarin.
Bulan lalu, Toyota baru saja menyepakati pembayaran denda US$1,2 miliar kepada pemerintah AS.Denda yang merupakan rekor itu dibayarkan lantaran Toyota dianggap menahannahan informasi yang terkait kondisi percepatan yang tidak terkendali pada sejumlah besar kendaraan-kendaraan mereka di waktu lalu.

Terkait penarikan yang diumumkan kemarin, Toyota menyebut 3,5 juta kendaraan di-recall untuk mengganti kabel spiral yang rentan rusak saat kemudi dinyalakan. Itu dapat menyebabkan kantung udara tidak aktif saat terjadi benturan kecelakaan. Setengah dari jumlah tersebut diproduksi antara April 2004 dan Desember 2010 di Amerika Utara.
Sementara itu, 2,32 juta kendaraan lain yang bermodel tiga pintu ditarik untuk pengecekan ulang jalur kursi yang meluncur ke depan saat ada kecelakaan. Sisanya ialah untuk memperbaiki kesalahan pada lingkaran kemudi, starter mesin, dan wiper (pembersih kaca depan).

Meskipun jumlah kendaraan yang ditarik relatif besar, Toyota tidak menyebut total kerugian yang ditimbulkan. Bahkan, mereka pun belum mengetahui apakah kesalahan berasal dari pemasok ataupun pada saat proses manufaktur.
Sudah koordinasi Saat dihubungi kemarin, GM Corporate Planning and Public Relations Toyota Astra Motor Widyawati Soedig do mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak manufaktur. Produk Kijang Innova, Fortuner, dan Yaris yang dijual di Indonesia tak ada yang di-recall, jelasnya.

Ia menuturkan, tidak ada model tersebut yang ditarik dari pasar Indonesia karena spesifikasi spiral kabel model yang di-recall berbeda dengan spiral kabel model yang dijual di Indonesia.
Innova dan Fortuner yang di-recall spesifikasinya beda dengan yang dijual di Indonesia. Spiral kabel yang di-recall memiliki 5-7 channel, sedangkan yang dijual di Indonesia memiliki 14 channel yang tersambung dengan airbag dan radio control,” jelasnya.

Adapun model RAV4 SUV di pasar Indonesia diproduksi di Thailand sehingga pihak Toyota Indonesia masih menunggu konfirmasi dari pihak manufaktur Thailand apakah perlu ditarik dari peredaran atau tidak. Setelah ada konfirmasi akan segera kita umumkan,” ucap Widyawati. (E-2/MEDIA INDONESIA,10/04/2014, HAL : 19)