Ferrari 458 Speciale F1 di Jalan Raya

SATU lagi supercar terheboh sejagat menyambangi Indonesia. Anda kini dapat berekspektasi melihat kibasan bodi Ferrari 458 Speciale, yang mejeng dalam Frankfurt Motor Show 2013, di jalan-jalan Ibu Kota.

Ferrari 458 Speciale sendiri merupakan sebuah mahakarya pabrikan Italia berlogo ‘kuda jingkrak’ itu, dengan beberapa sisi teknologi yang diadaptasi dari mobil Formula Satu (F1) mereka.

Ferrari 458 Speciale masih merupakan ‘keluarga’ dari model 458 lainnya, yakni 458 Italia serta 458 Spider. Managing Director Far East Ferrari Giuseppe Cataneo, yang hadir di acara peluncuran pada Rabu (5/2) di Jakarta, mengatakan 458 Speciale merupakan ‘sebuah evolusi’ dari model 458.

Bisa dikatakan, 458 Speciale menjadi versi ekstrem 458 dengan sentuhan-sentuhan di sisi aerodinamika, kedinamisan berkendara, serta tentu saja, mesinnya.

Dapatkan penawaran terbaik rental mobil mewah Padang, Sumatra Barat

“Inovasi di bidang aerodinamika, power train memang diadopsi langsung dari mobil F1 Ferrari,” tukas Chief Executive O? cer PT Citra Langgeng Otomotif (CLO) Arie Christopher. CLO merupakan distributor resmi Ferrari di Indonesia.

Demi membuat aerodinamikanya lebih aduhai, Ferrari Styling Center bekerja sama dengan Pinifaria dalam mendesain setiap lekuk bodinya. 458 Speciale juga memiliki ? tur active aerodynamics yang akan mulai bekerja di kecepatan 160 km/ jam.

Fungsi ? tur itu ialah menyeimbangkan cut drag di bagian depan dan down force di bagian belakang. Hasilnya ialah e? siensi aerodinamika sebesar 1.50 yang notabene lebih baik ketimbang F430, 430, dan 458 Italia.

Persenjataan performanya diotaki oleh mesin V8 berkapasitas 4,5 liter. Dengan tenaga maksimal 605 bhp (di 9.000 rpm) plus torsi puncak 540 Nm (6.000 rpm), Ferrari mengklaimnya sebagai mesin naturally aspirated tergarang yang pernah ada sejauh ini.

Akselerasi 458 Speciale juga mumpuni.

Supercar yang memiliki rasio berat dan
tenaga 2,13 kg/bhp ini mampu melahap 0-100 km/jam dalam 3 detik, serta 9,1 detik untuk mencapai 200 km/jam dari titik nol.

“458 Speciale ringan karena dibuat dengan banyak komponen mobil balap seperti titanium dan serat karbon. Ia dibuat untuk pendamba kecepatan dan performa,” tutup Arie.

Sebaliknya, supercar dengan mid-rear engine tersebut memiliki ? tur side slip angle control system (SSC). SSC membantu melakukan analisis dan kontrol saat terjadi side slip, dengan mengoptimalkan torsi dan membaginya di antara roda-roda 458 Speciale.

Ban Michelin Pilot Sport Cup2 diklaim menambah cengkeraman ke aspal sebanyak 6% dari 458 Italia.

Hasilnya, 458 Speciale membutuhkan jarak 31 meter untuk mengerem dari 100 km/jam ke titik nol, 122 meter untuk berhenti penuh dari 200 km/jam ke titik diam.

Sistem pengereman baru membuat jarak pengereman lebih baik 8% ketimbang 430 Scuderia. (Xan/S-2/ Media Indonesia, 20/02/2014)