Perusahaan Penerima Kayu Izin Ilegal Riau Dibidik KPK

-Perusahaan penerima kayu hasil hutan dari izin ilegal di Riau, nampaknya harus bersiap. Pasalnya, Komisi Pemberantas Korupsi telah memberi sinyal bakal ada tersangka baru dalam kasus kehutanan yang menjadikan mantan Gubernur Riau Rusli Zainal sebagai terdakwa.

Seperti dikutip Antara, Jumat(20/12), juru bicara KPK Johan Budi telah memberi sinyal untuk menetapkan tersangka dari pihak perusahaan terkait korupsi kehutanan di Kabupaten Pelalawan dan Siak, Riau.

“Kita lihat saja nanti hasil persidangan untuk terdakwa RZ (Rusli Zainal) seperti apa,” kata Johan Budi.

Dalam fakta persidangan, baik dari sidang mantan Bupati Siak Aswin, mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar, mantan Bupati Kampar Burhanudin dan mantan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, terungkap nama-nama perusahaan yang terlibat. Diantaranya, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) serta PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP).

Menurut keterangan dari sejumlah saksi yang dihadirkan untuk terdakwa sebelumnya dan terdakwa Rusli Zainal, dua perusahaan ini dinyatakan terlibat karena menerima kayu hasil hutan dan melakukan alihfungsi lahan menjadi hutan tanam industri secara ilegal.

Fakta persidang untuk terdakwa Rusli Zainal dengan saksi mantan Kepala Dinas Kehutanan Pelalawan (2004), Edi, sebelumnya juga mengungkap adanya aliran dana suap terkait pengurusan izin pengelolaan kawasan hutan di daerah itu oleh PT Merbau Pelalawan Lestari.

Sumber: zamrudtv.com